WNI Tewas dalam Serangan di Yaman, DPR Desak Pemerintah Terbitkan Travel Warning

TAJUKNASIONAL.COM Anggota Komisi I DPR RI Iman Sukri mendesak pemerintah segera menerbitkan peringatan bepergian atau travel warning bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak menuju Yaman dan wilayah konflik lainnya di Timur Tengah.

Desakan itu muncul setelah seorang WNI dilaporkan menjadi korban serangan terhadap kapal kargo MV Tihamah di Yaman pada Selasa (11/8/2026).

Iman menilai kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah semakin berisiko sehingga pemerintah perlu memperkuat langkah perlindungan bagi WNI.

Menurut dia, travel warning tidak semata-mata dimaksudkan sebagai larangan bepergian, tetapi juga menjadi bentuk pencegahan agar masyarakat memahami ancaman yang mungkin dihadapi di daerah konflik.

Ia juga menyoroti meningkatnya ketegangan di kawasan perairan Timur Tengah, termasuk Selat Hormuz.

Menurut Iman, serangan terhadap kapal sipil menunjukkan bahwa risiko keamanan tidak hanya mengancam warga yang tinggal di wilayah konflik, tetapi juga pekerja Indonesia yang berprofesi sebagai awak kapal.

Selain meminta penerbitan peringatan perjalanan, Iman mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bergerak cepat menangani WNI yang menjadi korban.

Pemerintah diminta memastikan korban luka memperoleh perawatan, sementara WNI yang selamat mendapatkan pendampingan hingga kondisi mereka aman.

Baca juga: Komisi I DPR RI Desak Kemlu dan TNI Percepat Pembebasan 4 WNI yang Disandera di Somalia

“Negara harus hadir dan memastikan hak-hak WNI yang menjadi korban terpenuhi,” kata Iman.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini