Meski lawannya tampil meyakinkan setelah mampu mengalahkan Portugal dalam perebutan status juara grup, Ghana tetap memiliki peluang untuk memberikan kejutan jika mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang tercipta sepanjang pertandingan.
Sementara itu, Cape Verde mendapat lawan yang jauh lebih berat, yakni juara bertahan Argentina.
Menghadapi salah satu kandidat terkuat juara, Cape Verde diperkirakan akan menerapkan strategi bertahan dengan disiplin sambil mengandalkan serangan balik cepat untuk menciptakan peluang.
Di laga lainnya, Bosnia & Herzegovina akan berhadapan dengan tuan rumah Amerika Serikat. Selain memiliki materi pemain yang lebih merata, Amerika Serikat juga dipastikan memperoleh dukungan penuh dari puluhan ribu pendukung yang memadati stadion.
Meski berstatus nonunggulan, ketiga tim tersebut berpeluang menjadi pembuat kejutan di fase gugur.
Baca juga: Cape Verde Ukir Dongeng di Piala Dunia 2026, Tim Debutan Tantang Argentina di 32 Besar
Dalam pertandingan sistem gugur, efektivitas permainan dan mental bertanding kerap menjadi faktor penentu yang mampu mengubah prediksi serta menghadirkan hasil di luar dugaan.
