Pengakuan Taufik Hidayat: Minta Maaf Usai Sekap dan Aniaya YTR, Polisi Beberkan Motifnya

TAJUKNASIONAL.COM Tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29), Taufik Hidayat (30), akhirnya menyampaikan pengakuannya di hadapan publik.

Saat dihadirkan dalam konferensi pers di Markas Polda Jawa Barat, Jumat (26/6/2026), Taufik mengaku menyesali perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban.

Mengenakan pakaian tahanan berwarna merah, Taufik tampak tertunduk selama berada di hadapan awak media.

Dengan singkat, ia mengakui kesalahannya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tindakan yang dilakukannya.

“Saya menyesal, saya minta maaf,” ujar Taufik.

Baca Juga: [VIRAL] Kronologi Taufik Hidayat Ditangkap Polisi usai Jadi Berita Viral Sekap dan Siksa Pacar 3 Tahun, Dapat Sel Khusus hingga Nasib Sayembara Kang Dedi Mulyadi KDM

Usai menyampaikan pernyataan tersebut, Taufik memilih diam dan tidak menjawab berbagai pertanyaan wartawan.

Petugas kemudian langsung membawanya kembali ke ruang tahanan untuk melanjutkan proses hukum.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa kasus kekerasan tersebut berlangsung dalam rentang waktu yang panjang.

Berdasarkan hasil penyidikan, Taufik dan korban mulai menjalin hubungan pada pertengahan 2024 sebelum akhirnya tinggal bersama di sejumlah rumah kos di wilayah Bandung.

Selama hidup bersama, korban diduga berulang kali mengalami tindak kekerasan fisik di empat lokasi berbeda. Kekerasan tersebut terus meningkat dari waktu ke waktu hingga mengakibatkan luka berat yang dialami korban.

Di salah satu tempat tinggal mereka di kawasan Cicaheum pada 2024, korban disebut mengalami penyiksaan berupa sundutan rokok di tubuhnya. Pada lokasi berikutnya, korban dipukul di bagian mata kiri hingga penglihatannya mulai terganggu.

Baca Juga: Taufik Hidayat Akui Minum Miras Sebelum Ditangkap, Polisi Pastikan Negatif Narkoba

Kekerasan semakin parah ketika keduanya tinggal di kawasan Cilengkrang. Polisi menyebut korban dipukul menggunakan helm pada bagian mata kanan hingga kehilangan kemampuan melihat.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini