Pendekatan ini diharapkan mampu menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.
Senior Director Tokopedia (TikTok Shop), Vonny Susamto, menjelaskan kolaborasi ini mengusung inisiatif Local Business Empowerment (LBE) yang berfokus pada solusi atas berbagai tantangan UMKM.
Mulai dari rendahnya literasi digital hingga keterbatasan akses pasar.
LBE dijalankan melalui tiga pilar utama. Pertama, Waktunya STARt yang menitikberatkan pada pelatihan berkelanjutan.
Kedua, Beli Lokal untuk memperkuat promosi produk dalam negeri, yang telah melibatkan lebih dari 20 ribu toko dengan peningkatan penjualan signifikan.
Ketiga, Lokal Mendunia yang mendorong ekspansi brand Indonesia ke pasar internasional.
Sementara itu, perwakilan TikTok dan Tokopedia menilai integrasi konten dan perdagangan digital menjadi kunci dalam meningkatkan keterlibatan konsumen.
Baca juga: Menteri Ekraf Dorong Penguatan IP Lokal Lewat Film Animasi “Garuda di Dadaku”
Dengan basis pengguna yang besar, platform digital dinilai mampu menjadi ruang efektif bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan transaksi secara berkelanjutan.
