Ilmuwan Ungkap Megatsunami 200 Meter Pernah Guncang Greenland, Dampak Serius dari Pemanasan Global

Melalui kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara, teka-teki tersebut akhirnya berhasil dipecahkan.

Dalam makalah ilmiah yang dipublikasikan tim peneliti, disebutkan bahwa megatsunami ini berlangsung selama hampir satu minggu dan memiliki karakteristik unik, yakni bergerak tegak lurus terhadap arah tsunami awal.

Temuan tersebut membantu peneliti melacak sumber energi utama yang memicu gelombang raksasa tersebut.

Lebih jauh, kejadian longsor ini diyakini berkaitan erat dengan dampak perubahan iklim.

Perbedaan suhu yang ekstrem antara musim panas dan musim dingin, terutama pada periode transisi musim semi, meningkatkan risiko ketidakstabilan lereng.

Faktor lain seperti mencairnya lapisan es, berkurangnya penopang alami dari gletser, serta perubahan pola curah hujan turut memperparah kondisi.

Insiden ini menjadi peringatan serius tentang dampak nyata pemanasan global.

Baca juga: Denmark Tambah Pasukan di Greenland, Antisipasi Invasi Militer Amerika Serikat

Para peneliti menegaskan bahwa tanpa upaya mitigasi yang serius, perubahan iklim berpotensi memicu bencana yang semakin sering dan destruktif bagi kehidupan di Bumi.

Baca Juga:  Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG