Prabowo Genjot Energi Bersih, Target 100 GW untuk Kemandirian Nasional

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah menargetkan pembangunan kapasitas listrik nasional hingga 100 gigawatt dalam waktu relatif singkat. Program ini juga mencakup penghentian bertahap pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) untuk menekan impor energi.

Presiden mengungkapkan, langkah tersebut berpotensi menghemat hingga 200 ribu barel minyak per hari atau sekitar 20 persen dari total impor saat ini.

Selain itu, pemerintah turut mendorong pengembangan energi alternatif berbasis sumber daya domestik, termasuk pemanfaatan kelapa sawit dan limbah minyak goreng menjadi bahan bakar ramah lingkungan seperti avtur.

Dengan strategi tersebut, Presiden optimistis Indonesia mampu mempercepat kemandirian energi sekaligus memperkuat ketahanan nasional.

“Kita akan mandiri, kita akan kuat, dan berdiri di atas kaki kita sendiri,” pungkasnya.

Peresmian fasilitas ini menandai langkah konkret pemerintah dalam mendorong transformasi energi nasional menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini