TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan kekesalannya terkait temuan 250 ton beras impor ilegal yang masuk ke wilayah Sabang, Aceh. Hal itu diungkapkannya usai menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Gedung Kementerian Desa, Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Zulhas mengaku heran karena impor beras tersebut tidak memiliki izin resmi, padahal pemerintah sedang tidak membuka keran impor. Ia menjelaskan bahwa stok beras nasional masih dalam kondisi aman dan cukup untuk kebutuhan masyarakat.
“Kok bisa masuk? 250 ton masuk enggak ada izinnya,” ujar Zulhas dengan nada tegas.
Baca Juga: Produksi Beras 2025 Diprediksi Tembus 34,77 Juta Ton, Naik 13,5% dari Tahun Lalu
Ia menegaskan bahwa tahun ini tidak seharusnya ada aktivitas impor beras karena cadangan dalam negeri masih memadai, termasuk stok Bulog yang mencapai sekitar 4 juta ton.
Atas temuan tersebut, Zulhas meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman segera menindaklanjuti kasus beras yang disebut berasal dari Thailand itu. “Saya bilang, tangkep tuh. Pak Mentan sudah bergerak,” tambahnya.
Sebelumnya, pada Ahad (23/11/2025), Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengumumkan penyegelan terhadap 250 ton beras impor ilegal tersebut dalam konferensi pers. Ia menyatakan pemerintah telah menugaskan aparat terkait untuk menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas masuknya beras ilegal ke wilayah Indonesia.
“Kami tegaskan bahwa beras tersebut telah disegel dan kami minta aparat menelusuri siapa saja pelaku yang terlibat,” kata Amran.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
