Rabu, 10 Desember, 2025

Pemerintah Percepat Pembangunan SPPG Makan Bergizi Gratis di Daerah 3T

TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah pusat mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) sebagai upaya mendukung program pemenuhan gizi nasional. Percepatan ini ditegaskan langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan atau Zulhas, di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Zulhas mengatakan, pemerintah ingin memastikan pelayanan makan bergizi dapat segera dirasakan masyarakat secara luas, termasuk pelajar dan masyarakat rentan di daerah terpencil.

“3T juga kita percepat agar Maret 2026 kalau bisa 82,9 juta penerima manfaat sudah bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga: Zulhas Pastikan Udang Indonesia Aman dan Bebas Cesium-137, Ekspor ke AS Kembali Lancar

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Indrayana, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan SPPG terus digenjot. Hingga saat ini, sebanyak 8.200 fasilitas sudah terintegrasi di wilayah 3T. Ia menambahkan, sekitar 4.700 SPPG sedang dalam proses pembangunan, dan ditargetkan 170 unit rampung pada Desember 2025.

Dadan mengatakan jumlah penerima manfaat saat ini masih sekitar tiga juta orang secara nasional. Namun pembangunan terus dipacu, termasuk pembentukan 20.000 SPPG di kawasan aglomerasi dan penambahan fasilitas terpencil.
“SPPG di daerah 3T tetap berada dekat penduduk atau sekolah, dengan estimasi pelayanan sekitar 30 menit,” jelasnya.

Bangunan SPPG di daerah terpencil dirancang berukuran sekitar 10×15 meter dengan kapasitas kurang dari 1.000 penerima manfaat. Setelah selesai, pemerintah akan menyewa operasional selama empat tahun untuk memastikan keberlanjutan pelayanan.

Sebaran SPPG daerah terpencil mencakup hampir seluruh provinsi: 1.945 lokasi di Sumatra, 235 di Jawa, 1.783 di Kalimantan, 969 di Sulawesi, 1.265 di Bali dan Nusa Tenggara, serta 2.043 di Papua. Dari total 8.246 lokasi, sebanyak 8.218 telah terverifikasi, sementara 68 titik masih menunggu penyelesaian.

Dadan menargetkan sebagian besar fasilitas rampung pada Desember 2025, dan sisanya selesai Januari 2026.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -spot_img
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini