Di Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain, pemerintah telah membangun sumur bor irigasi senilai Rp1,5 miliar yang memiliki debit air 9 liter per detik dan melayani sekitar 10 hektare lahan pertanian.
Dody juga meminta pengembangan JIAT dilakukan secara terintegrasi berdasarkan pemetaan kebutuhan air di kawasan pertanian potensial. “Perencanaan yang baik akan memastikan pembangunan irigasi tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi petani,” katanya.
Program ini sejalan dengan target pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar Indonesia.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
