Yusril menilai, jika tidak dirancang matang, keberadaan tim justru berpotensi memperlambat proses hukum. Ia mencontohkan pengalaman sebelumnya di mana hasil temuan tim tetap harus diverifikasi kembali oleh aparat penegak hukum.
Secara pribadi, Yusril berpandangan proses hukum telah berjalan, termasuk langkah yang diambil aparat militer dalam menangani kasus tersebut.
Ia menekankan pentingnya pengawasan publik agar proses penegakan hukum tetap transparan dan akuntabel.
“Media dan masyarakat harus terus mengawasi agar tidak ada kesan ditutup-tutupi,” tegasnya.
Pemerintah, lanjut Yusril, tidak memiliki kepentingan untuk menutupi kasus, melainkan memastikan proses hukum berjalan terbuka hingga tuntas.
Ia juga mengingatkan agar akses informasi tetap terjaga, termasuk dalam proses di peradilan militer, sehingga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum tetap terpelihara.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
