Ia menyampaikan, teknologi SAF saat ini telah tersedia dan tersertifikasi, serta mulai dikembangkan oleh badan usaha energi nasional. Pemerintah juga mencatat uji coba penggunaan SAF telah dilakukan pada penerbangan Pelita Air, dengan fokus awal pada rute internasional.
“Saya senang karena kita sama-sama kawal yang namanya SAF. Ini sesuatu yang baru, teknologinya sudah ada dan sudah tersertifikasi,” kata AHY.
Ke depan, pemanfaatan SAF akan diperluas seiring dengan penguatan koordinasi lintas kementerian dan dukungan kebijakan nasional. AHY menegaskan, meskipun dinamika global sarat ketidakpastian, pemerintah harus menghadirkan kerangka regulasi yang memberikan kepastian, kejelasan, dan kepercayaan bagi industri dalam negeri maupun mitra internasional.
“Harus ada option of certainty, clarity, confidence, trust, baik antarkementerian maupun dalam kemitraan dengan negara lain,” ujarnya.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
