TAJUKNASIONAL.COM Kementerian Transmigrasi mendorong perubahan paradigma pembangunan kawasan transmigrasi dari sekadar perpindahan penduduk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kawasan diarahkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas pasar, serta menarik investasi.
Guru Besar Ekonomi Adam Smith Business School, University of Glasgow, Prof. Soner Başkaya, menilai pendekatan tersebut relevan dengan perubahan ekonomi dan geopolitik global. Menurutnya, posisi Indonesia yang strategis, relatif netral secara politik, serta memiliki sumber daya alam penting memberi peluang besar untuk mengembangkan kawasan transmigrasi.
“Transmigrasi sebagai the right programme at the right time,” kata Başkaya dalam Transmigration Executive Dialogue (TED) bertajuk “Dari Transmigrasi Menuju Transformasi Regional yang Produktif” di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Ia menekankan, investasi tidak cukup hanya menghadirkan modal, tetapi harus berdampak pada penciptaan pekerjaan, peningkatan keterampilan, pertumbuhan usaha lokal, dan perluasan akses pasar. Karena itu, kawasan transmigrasi membutuhkan pusat pengolahan, logistik, pembiayaan, teknologi, serta ekosistem inovasi.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan pembangunan ekonomi harus mendahului mobilitas penduduk. Masyarakat, menurut dia, akan datang secara sukarela jika kawasan menyediakan pekerjaan, usaha, infrastruktur, dan prospek kehidupan yang layak.
“Masa depan transmigrasi bukan memindahkan orang terlebih dahulu lalu berharap peluang ekonomi menyusul,” ujar Iftitah.
Paradigma tersebut dijalankan melalui lima program unggulan, yakni Trans Tuntas, Trans Lokal, Trans Patriot, Trans Karya Nusantara, dan Trans Gotong Royong.
Iftitah menegaskan keberhasilan transmigrasi kini diukur dari terciptanya nilai tambah, pekerjaan produktif, peningkatan pendapatan, pertumbuhan usaha lokal, serta kemandirian kawasan.
“Investasi dan industri perlu tumbuh, tetapi nilai tambah, pekerjaan, pengetahuan, serta kesejahteraan juga harus tumbuh di daerah tersebut,” tegasnya.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
