TAJUKNASIONAL.COM Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memperkuat sinergi pembangunan desa dan kawasan transmigrasi. Kolaborasi ini dinilai penting agar pembangunan yang telah berjalan tetap berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan pemisahan kelembagaan kedua kementerian tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja bersama. Menurutnya, kesinambungan program harus tetap dijaga, terutama karena banyak kawasan transmigrasi yang berkembang menjadi desa baru.
“Kita ingin setelah dipisah itu tetap bersama-sama, tetap bersinergi, tetap berkolaborasi. Kita sepakat bahwa baik anggaran maupun program harus betul-betul memberikan manfaat bagi rakyat,” ujar Iftitah dalam penutupan peringatan HUT ke-81 RI Gabungan di Lapangan Kalibata, Selasa (18/8/2026).
Kementerian Transmigrasi tercatat telah membentuk 1.567 desa baru melalui pembangunan kawasan transmigrasi. Setelah kawasan berkembang menjadi permukiman dan desa, keberlanjutannya membutuhkan dukungan pemerintah daerah serta kementerian yang menangani pembangunan desa.
Karena itu, koordinasi antarkementerian diperlukan untuk mencegah pembangunan terhenti akibat perbedaan kewenangan. Program yang telah dibangun diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi basis ekonomi dan sosial masyarakat.
Selain pembangunan desa, sinergi kedua kementerian juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pegawai Kementerian Transmigrasi telah menggalang sekitar Rp100 juta sebagai bantuan awal dan menyiapkan program lanjutan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak.
Iftitah menekankan momentum peringatan kemerdekaan harus diterjemahkan dalam kerja nyata dan pelayanan yang memberikan dampak langsung.
“Yang paling penting ujungnya adalah kebermanfaatan bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan tidak berhenti pada program maupun anggaran, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan bagi masyarakat.
