TAJUKNASIONAL.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mendorong penguatan sinergi lintas sektor guna mempercepat pengembangan ekosistem industri baterai nasional. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi National Battery Research Institute di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan Indonesia Battery Summit (IBS) 2026 sekaligus penjajakan kolaborasi strategis antara pemerintah, lembaga riset, dan pelaku industri untuk mendukung transisi energi dan pengembangan kendaraan listrik. Delegasi NBRI dipimpin pendirinya, Evvy Kartini, bersama perwakilan industri baterai nasional.
AHY menegaskan infrastruktur memiliki peran sentral sebagai fondasi pengembangan berbagai sektor, termasuk industri baterai dan kendaraan listrik. Ia menyebut integrasi kebijakan menjadi kunci agar program berjalan efektif dan berdampak luas.
Baca Juga: AHY Dorong ITK Jadi Motor Teknologi dan SDM Unggul di Kalimantan
“Infrastruktur menjadi fondasi berbagai sektor. Kami siap mengorkestrasikan kebijakan agar terintegrasi dan berdampak maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan sektor energi—khususnya energi baru terbarukan dan elektrifikasi transportasi—menjadi prioritas pemerintah. Upaya ini dinilai penting untuk menekan emisi karbon sekaligus mendukung target net zero emissions 2060.
Selain itu, AHY menyoroti pentingnya hilirisasi industri mineral strategis Indonesia. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam harus diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi melalui riset dan inovasi.
“Kita punya sumber daya mineral kritis yang besar. Tantangannya adalah meningkatkan nilai tambah agar mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat daya saing industri,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan, koordinasi lintas kementerian yang berada di bawah Kemenko Infrastruktur—mulai dari tata ruang, pekerjaan umum, perumahan, hingga transportasi—memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem industri baterai dari hulu ke hilir.
Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah awal menyelaraskan agenda IBS 2026 dengan kebijakan pembangunan nasional, terutama dalam mendorong industrialisasi dan dekarbonisasi sektor transportasi.
Menutup audiensi, AHY menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya guna memastikan setiap inisiatif berjalan sejalan dengan arah pembangunan nasional.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
