* Kiprah dan Penugasan di UNIFIL Lebanon
Muhammad Nur Ichwan ditugaskan ke Lebanon sejak April 2025 sebagai bagian dari misi perdamaian PBB.
Unit Satgas: Anggota Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-S/UNIFIL (INDOBATT).
Peran di Medan Tugas: Bertugas sebagai personel medis lapangan yang memberikan dukungan kesehatan bagi pasukan yang berpatroli di wilayah konflik.
* Kronologi Aksi Terakhir
Misi: Pada Senin, 30 Maret 2026, Sertu Ichwan tergabung dalam tim Escort Kompi B untuk mengawal konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) yang membawa logistik pasukan PBB.
Insiden Gugur: Saat iring-iringan kendaraan bergerak dari Markas Sektor Timur (UNP 7-2) menuju UNP 7-1, kendaraan yang ditumpanginya bersama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar terkena ledakan (diduga ranjau/IED) di wilayah Bani Hayyan, Lebanon Selatan.
Baca Juga: Israel Tembaki Pasukan Perdamaian PBB, UNIFIL Protes Pelanggaran di Lebanon Selatan
Kondisi Lapangan: Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik yang sangat tinggi di perbatasan Lebanon-Israel (Garis Biru).
Penghormatan Terakhir: Jenazah almarhum dipulangkan ke tanah air pada 2 April 2026 dan dimakamkan dengan upacara militer di kampung halamannya, Desa Deyangan, Magelang.
Nah, itulah ulasan ringkas seputar Profil Sertu (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan.
Yang merupakan satu dari tiga tentara Indonesia yang gugur di Lebanon saat bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB.
Di bawah bendera UNIFIL pada insiden akhir Maret 2026 kemarin. (*)
