TAJUKNASIONAL.COM Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan adalah satu di dari tiga nama prajurit TNI gugur di Lebanon pada akhir Maret 2026 lalu.
Petaka yang menimpa Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan tersebut terjadi di wilayah Bani Hayyan, Lebanon Selatan, pada Senin, 30 Maret 2026 kemarin.
Saat itu, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan rekan-rekannya sedang bertugas menjalankan misi pengawalan pengiriman logistik pasukan perdamaian PBB di Lebanon.
Yakni Kontingen Garuda (Konga)di pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) Perserikatan Bangsa-bangsa.
Adapun misinya saat itu adalah pengiriman logistik dari CSSU dari UNP 7-2 menuju UNP 7-1 INDOBATT UNIFIL.
Saat di perjalanan, sebuah peledak rakitan atau IED menghatam kendaraan pertama di konvoy tersebut.
Kendaraan di mana Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan berada.
Akibatnya, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan gugur.
Bersama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar yang turut jadi korban termasuk dalam daftar prajurit TNI gugur di Lebanon dari serangan perangkat peledak rakitan tersebut.
Insiden itu membuat pemerintah Indonesia mengutuk keras!
Dan melayangkan tuntutan ke PBB untutk penyelidikan atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas di Pasukan perdamaian PBB di UNIFIL Lebanon pada insiden tersebut.
# Naik Pangkat Istimewa
Pemerintah Indonesia melalui Tentara Nasional Indonesia atau TNI kemudian memberikan penghormatan kepada mendiang Muhammad Nur Ichwan.
Satu di antaranya berupa kenaikan pangkat istimewa.
