Profil Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Terseret Polemik Hak Angket Duguaan Perselingkuhan

TAJUKNASIONAL.COM Nama Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menjadi perhatian publik setelah sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa menghadirkan sejumlah saksi yang menyampaikan berbagai keterangan terkait dugaan persoalan pribadi maupun penyelenggaraan pemerintahan.

Di tengah polemik tersebut, sosok Husniah Talenrang kembali menjadi sorotan. Selain menjabat sebagai kepala daerah, ia dikenal memiliki latar belakang pendidikan di bidang ekonomi dan manajemen serta telah menempuh pendidikan hingga jenjang doktor.

Sitti Husniah Talenrang lahir di Ujung Padang (Makassar), Sulawesi Selatan, pada 20 Maret 1997. Dalam perjalanan akademiknya, ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar pada jurusan Ekonomi.

Setelah itu, Husniah melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Muslim Indonesia (UMI). Ia kemudian kembali menempuh pendidikan doktor pada Program Doktor Manajemen di universitas yang sama dan dinyatakan lulus pada 2024.

Dalam perjalanan kariernya, Husniah juga menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Lencana Pancawarsa dari Kwartir Daerah Sulawesi Selatan pada 2022 dan Lencana Bina Bakti dari Kwartir Nasional pada 2023.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 25 Januari 2024, total kekayaan Husniah tercatat sebesar Rp1.714.993.212.

Baca Juga: Pengakuan Saksi di Sidang Hak Angket DPRD Gowa, Klaim Telusuri Dugaan Kedekatan Bupati Husniah

Belakangan, nama Husniah menjadi perbincangan setelah sidang Pansus Hak Angket DPRD Gowa menghadirkan sejumlah saksi yang menyampaikan dugaan mengenai kehidupan pribadinya. Salah seorang saksi, Nur Alam, yang mengaku pernah menjadi sopir pribadi bupati, menyampaikan sejumlah keterangan terkait aktivitas di rumah jabatan.

Sementara itu, suami Husniah, Khaerul Aco, yang turut hadir sebagai saksi, mengaku sempat menerima berbagai informasi mengenai dugaan perselingkuhan, namun sebelumnya belum meyakininya karena Husniah membantah isu tersebut.

Menanggapi berbagai tudingan yang berkembang dalam sidang, Husniah membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menegaskan isu yang menyangkut kehidupan pribadi tidak berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan meminta agar setiap tuduhan dibuktikan melalui mekanisme hukum.

“Itu tidak benar, jika ada bukti tunjukkan ke saya buktinya karena saya adalah orangtua tunggal bagi anak saya,” kata Husniah.

Baca Juga: Bupati Gowa Tolak Pansus DPRD Masuk Ranah Pribadi, Siap Tempuh Jalur Hukum

Ia juga menyatakan siap memberikan klarifikasi apabila diperlukan dalam proses yang sedang berlangsung.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini