Pemerintah Minta Kasus Air Keras terhadap Andrie Yunus Diusut Tuntas

“Menyerang aktivis demokrasi dan HAM, meskipun berbeda pendapat dengan mereka, tetap tidak dapat dibenarkan. Dalam demokrasi setiap orang hendaknya berpegang pada prinsip menghormati perbedaan dan keragaman karena semua berbuat untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi,” ucap Yusril menambahkan.

Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis malam.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut peristiwa itu terjadi setelah Andrie menghadiri podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB.

Kasus ini kini menjadi perhatian luas karena menyangkut keselamatan aktivis HAM sekaligus jaminan kebebasan berekspresi. Desakan agar pelaku segera diungkap pun terus menguat, seiring tuntutan agar negara benar-benar hadir melindungi warga yang menyampaikan kritik secara damai.

Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini