“Kami sepakat mulai malam ini menjadi kader PSI biasa. (Berapa yang mengundurkan?) Kami ada 13 DPC dan pengurus-pengurusnya,” ujarnya.
Baca Juga: Eks Bupati Indramayu Nina Agustina Pindah dari PDIP ke PSI, Diduga “Pembajakan Kader”?
Dialog buntu hingga pesan ke Kaesang
Para pengurus menyebut telah mencoba dialog, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Bahkan, komunikasi dilakukan langsung ke DPP melalui WhatsApp dan pesan Instagram Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
“Bahkan ke Kaesang pun juga sudah kita lakukan, namun tidak ada tanggapan,” ujar Hanif.
Mantan Ketua DPC PSI Semarang Tengah Teguh Pambudi juga melontarkan kritik bahwa DPW tidak mampu menjembatani komunikasi cabang ke pusat. “Harusnya DPW bisa menjembatani kita ke DPP. Tapi kenyataannya apa? Malah DPW nggak bisa menjadi jembatan, malah DPW bingung. Terakhir saya ingat, beliau mengatakan ‘tanya aja ke DPP’,” ungkapnya.
Baca Juga:
Respons DPW: “dinamika organisasi”
Sementara itu, DPW PSI Jawa Tengah menyebut polemik tersebut sebagai dinamika organisasi, dan menegaskan struktur kepengurusan DPD merupakan kewenangan DPP. Di sisi lain, hingga berita ini beredar, Plt Ketua DPD PSI Kota Semarang yang disebut-sebut dalam polemik belum memberikan respons terbuka.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
