TAJUKNASIONAL.COM Gelombang perpindahan figur politik lintas partai kembali jadi sorotan, kali ini karena melibatkan nama besar dari “kandang banteng”.
Mantan Bupati Indramayu sekaligus politikus PDIP, Nina Agustina Bachtiar, dikabarkan resmi bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah sowan dan meminta restu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo.
Langkah ini tidak hanya menambah amunisi PSI di Jawa Barat, tetapi juga berpotensi memantik konflik terbuka maupun “perang dingin” dengan PDIP terutama karena Jokowi disebut menjadi faktor kunci di balik keputusan tersebut.
Nina datang ke kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada Rabu (25/2/2026). Ia menemui Jokowi didampingi Ketua DPW PSI Jawa Barat Abang Ijo Hapidin dan sejumlah kader.
Baca Juga: Nada Keras ke Jokowi Menguat, Ferdinand PDIP Ungkit Video Hasto soal Revisi UU KPK
Pertemuan berlangsung sekitar satu jam, lalu Nina menyampaikan alasan politiknya kepada wartawan.
Dalam pernyataannya, Nina menekankan peralihan ini sebagai pilihan yang ia anggap positif, seraya menyinggung masa lalu bersama PDIP dan target barunya di PSI. “Semuanya adalah yang terbaik, saya pernah bergabung, memberikan saya kebaikan lah untuk di Indramayu. Saat ini mungkin saya bergabung dengan bapak di PSI, insya allah untuk Jawa Barat,” terangnya usai pertemuan, Rabu (25/2/2026).
Yang membuat isu ini kian sensitif, Nina secara terang menyebut restu Jokowi dan mengaitkan keputusannya dengan figur mantan presiden itu.
“Alhamdulillah, beliau merestui,” ungkapnya, merujuk pada Jokowi dan partai yang dipimpin Kaesang Pangarep.
Bahkan ketika ditanya alasan masuk PSI, Nina menjawab Jokowi adalah salah satu pengaruh.
“(Alasan masuk PSI?) Intinya sama-sama ya, sama-sama bisa ke masyarakat seperti itu aja. Salah satunya ya ada sosok Pak Jokowi,” jelasnya.
Nina juga menyebut ada pesan khusus dari Jokowi. “(Ada pesan dari Pak Jokowi) Ya pokoknya yang penting sama-sama untuk menjaga kebaikan dan terus turun ke masyarakat, itu aja,” sambung dia.
Ia mengakui banyak hal dibicarakan, termasuk politik.
“Ya banyak lah yang diobrolin, silahturahmi bisa bertemu sama bapak… Ya mudah-mudahan Indramayu akan lebih baik lagi,” ucapnya.
“(Ada obrolan soal politik) Ada lah ya,” lanjut dia.
Baca Juga: Polemik UU KPK Memanas: Jokowi Dituding “Lepas Tangan”, PAN Minta Berhenti Pencitraan
Dari pihak PSI, Abang Ijo menegaskan agenda kedatangan mereka adalah meminta restu Jokowi atas bergabungnya Nina.
“Alhamdulillah hari ini ya bisa silahturahmi ke bapak, mohon restu. Restunya Ibu Nina bergabung bersama kita, membesarkan PSI di Jabar,” ujarnya.
