TAJUKNASIONAL.COM Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyebut rumahnya di Solo saat memberikan arahan kepada ribuan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Kupang, Sabtu (1/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Jokowi mempersilakan kader mendatanginya di Solo apabila persoalan masyarakat tidak dapat diselesaikan melalui jalur organisasi partai.
Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat mengingatkan kader PSI agar tidak hanya mendengar keluhan masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Menurut Jokowi, penyelesaian masalah sebaiknya dilakukan secara berjenjang. Apabila kader di tingkat bawah tidak mampu menyelesaikannya, persoalan dapat diteruskan kepada pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD), kemudian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Namun, dengan nada bercanda, Jokowi mengatakan bahwa rumahnya di Solo juga bisa menjadi tempat mengadu apabila seluruh mekanisme tersebut belum membuahkan hasil.
Baca Juga:Â Jokowi Tepis Isu Publik Soal Prosesi Injak Kepala Kerbau di Lampung
“Kalau tidak bisa lagi, ke Solo juga tidak apa-apa. Tapi jangan sedikit-sedikit ke Solo. Solo kok sedikit-sedikit,” ujar Jokowi yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan para peserta Rakorda.
Meski disampaikan dengan gaya santai, pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian para kader yang memenuhi ruang pertemuan di Hotel Harper, Kota Kupang.
Minta PSI Tetap Dekat dengan Rakyat
Selain menyinggung rumahnya di Solo, Jokowi juga menekankan pentingnya kehadiran kader PSI di tengah masyarakat. Menurutnya, kekuatan sebuah partai politik tidak hanya ditentukan oleh jumlah kursi di parlemen, tetapi juga oleh kedekatan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Untuk seluruh kader dan jajaran pengurus, utamanya DPD Kota Kupang, saya titip agar kita semuanya terus dan konsisten selalu berada di tengah-tengah rakyat,” kata Jokowi.
Ia menegaskan kader PSI harus mampu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Kehadiran kader, menurutnya, harus memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Jangan sampai kita kehilangan daya pijak, yaitu dekat dengan kehidupan sehari-hari rakyat kita. Kita harus hadir dengan konsisten, dan PSI harus bisa menghadirkan manfaat yang nyata, yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat. Ini harus,” tegasnya.
Baca Juga:Â Usai Tuai Sorotan Gelar Adat di Lampung, Jokowi Kini Dijadwalkan Terima Gelar Raja Timur di NTT
Konsolidasi Internal PSI
Rakorda PSI Kota Kupang menjadi bagian dari agenda konsolidasi internal partai yang dihadiri ribuan kader dan pengurus dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.

