TAJUKNASIONAL.COM Fenomena El Nino yang melanda Indonesia meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah.
Masyarakat perlu mengantisipasi kondisi tersebut karena berkurangnya curah hujan dapat berdampak pada ketersediaan air bersih, kegiatan pertanian, hingga kebutuhan rumah tangga.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mengalami kemunduran di 529 Zona Musim (ZOM), atau sekitar 61,08 persen dari total wilayah ZOM di Indonesia.
Kondisi ini membuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau menjadi penting, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan sumber air.
Kekeringan dapat terjadi ketika curah hujan rendah dalam periode panjang, sehingga persediaan air di tanah, sungai, waduk, maupun sumber air lainnya berkurang.
Untuk mengurangi dampaknya, masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah pencegahan sejak dini.
8 Cara Mengantisipasi Kekeringan
1. Menghemat penggunaan air bersih
Gunakan air sesuai kebutuhan dan hindari membiarkan keran menyala ketika tidak digunakan. Mengurangi durasi mandi, menggunakan air secukupnya saat mencuci, serta memperbaiki pipa bocor dapat membantu menekan pemakaian air.
2. Menyiapkan cadangan air bersih
Simpan persediaan air dalam wadah bersih dan tertutup. Pisahkan air untuk minum dan memasak dari air untuk kebutuhan lain. Bersihkan tempat penyimpanan secara berkala agar kualitas air tetap terjaga.
3. Menampung air hujan
Air hujan dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman atau membersihkan halaman. Pastikan tempat penampungan tertutup untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk. Air hujan harus diolah dengan benar sebelum digunakan untuk minum.
4. Menjaga sumber air dan lingkungan
Lindungi sumur, mata air, sungai, serta daerah resapan air dari pencemaran. Menanam vegetasi yang sesuai dengan kondisi lingkungan juga dapat membantu menjaga fungsi kawasan resapan.
Baca juga:Â [Berita Utama] Hadapi El Nino, Pemerintah Siapkan Bantuan Beras hingga Desember
5. Memantau informasi cuaca
Periksa prakiraan cuaca dan perkembangan musim kemarau melalui kanal resmi BMKG. Informasi ini dapat membantu masyarakat merencanakan kebutuhan air dan mengantisipasi potensi kekeringan di daerah masing-masing.

