TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah mendorong transformasi program transmigrasi menjadi penggerak ekonomi baru berbasis wilayah. Upaya ini dinilai mulai menunjukkan hasil, terutama dari meningkatnya nilai ekspor komoditas unggulan di sejumlah kawasan transmigrasi.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut program transmigrasi kini tidak lagi sekadar memindahkan penduduk, melainkan mengembangkan pusat-pusat ekonomi produktif di daerah.
“Dalam tiga bulan nilainya bisa mencapai Rp300 hingga Rp400 miliar. Artinya dalam satu tahun bisa lebih dari Rp1 triliun diekspor ke Tiongkok,” ujar AHY di Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: AHY Tinjau Kampung Nelayan Tangerang, Kawasan Kumuh Disulap Jadi Hunian Layak
Ia mencontohkan komoditas durian dari kawasan transmigrasi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang berhasil menembus pasar ekspor, khususnya Tiongkok. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya daya saing produk lokal dari wilayah transmigrasi.
