“Sekarang jadi prioritas nasional. Dalam 2 sampai 3 tahun kita harus kendalikan sampah seluruh Indonesia,” tegasnya.
Selain sistem pengolahan sampah, Prabowo juga menyoroti produk turunan TPST BLE seperti genteng hasil daur ulang yang dinilai murah dan efektif. Produk tersebut berpeluang dimanfaatkan dalam program bantuan renovasi rumah masyarakat.
Ia turut mendorong penggunaan material bangunan yang lebih sehat dan estetis, termasuk mengurangi pemakaian seng yang mudah berkarat. Menurutnya, langkah itu penting untuk meningkatkan kualitas hunian sekaligus memperindah lingkungan dan mendukung sektor pariwisata.
Kunjungan ini menegaskan arah kebijakan pemerintah yang menjadikan pengelolaan sampah bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga sumber ekonomi baru dan pembuka lapangan kerja.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
