Langkah ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk memperkuat kemandirian industri strategis nasional, termasuk di sektor pertahanan, transportasi, dan energi.
Dengan inisiatif ini, Indonesia diharapkan bisa mengurangi ketergantungan pada impor kendaraan dan meningkatkan daya saing manufaktur otomotif Asia Tenggara.
Presiden juga mengingatkan para menteri agar tetap fokus pada program prioritas nasional dan memperkuat kinerja birokrasi menjelang tahun anggaran 2026.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
