Ia juga mengapresiasi pelaku industri, BUMN, teknokrat, ilmuwan, dan profesional yang terlibat dalam pengembangan proyek strategis nasional. Menurutnya, proyek-proyek hilirisasi merupakan hasil pemikiran panjang para pemimpin, ahli, dan teknisi Indonesia.
Prabowo kemudian mengajak kalangan akademisi dan profesional mengabdikan keahlian mereka untuk kepentingan bangsa. Ia menekankan kemampuan dan kecerdasan harus dipakai membangun negara, bukan merugikan rakyat.
“Sekarang saatnya para teknokrat, ilmuwan, dan insinyur untuk bangsa dan rakyat,” katanya.
Selain itu, Presiden memastikan pemerintah terus mendorong berbagai program strategis guna memperkuat distribusi kesejahteraan yang lebih adil dan merata.
Melalui hilirisasi dan penguatan tata kelola sumber daya alam, pemerintah menargetkan Indonesia memasuki era baru, ketika kekayaan nasional benar-benar kembali untuk rakyat Indonesia.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
