“Mungkin dia banyak istri muda atau piaraan-piaraan, jadi istri-istrinya, ahli warisnya tidak tahu bahwa dia punya uang di bank-bank tersebut,” katanya.
Pemerintah, lanjut Prabowo, telah memberikan kesempatan agar pihak yang merasa memiliki dana tersebut segera mengurus dan mengklarifikasi status rekening. Namun jika dalam jangka waktu tertentu tidak ada pihak yang datang, negara akan mengambil alih dana tersebut untuk kepentingan masyarakat.
“Kalau sudah sekian tahun tidak diurus, dan sudah satu tahun kita umumkan, umumkan, umumkan, enggak ada yang datang, ya sudah pindahin untuk rakyat,” tegasnya.
Prabowo juga menyebut bulan depan pemerintah diperkirakan kembali menerima dana sekitar Rp49 triliun yang berasal dari penertiban dan pengelolaan aset serupa untuk dimasukkan ke kas negara.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
