TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah menempatkan pembangunan jaringan kereta api sebagai solusi strategis untuk menekan praktik kendaraan over dimension over loading (ODOL) sekaligus menurunkan biaya logistik nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan langkah ini akan mengurangi beban jalan raya yang selama ini didominasi angkutan berat.
“Pengembangan jaringan perkeretaapian untuk menurunkan biaya logistik sekaligus mengurangi beban jalan raya, termasuk kendaraan ODOL yang sedang ditertibkan,” ujar AHY usai rapat di Stasiun Tanah Abang Baru, Rabu.
Ia menjelaskan, penguatan sektor kereta api tidak hanya menekan ongkos distribusi barang, tetapi juga mengurai kemacetan akibat kendaraan bermuatan berlebih. Kebijakan ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan infrastruktur sebagai prioritas pembangunan.
Baca Juga: Kurangi Impor, AHY Genjot Industri Kereta Dalam Negeri dan Teknologi Nasional
AHY menyebut pemerintah tengah mempercepat pengembangan jaringan kereta terintegrasi untuk angkutan penumpang dan logistik lintas pulau. Program ini mencakup proyek Trans Sumatera, Trans Kalimantan, dan Trans Sulawesi guna memperkuat konektivitas nasional.
