TAJUKNASIONAL.COM Kementerian Koordinator Bidang Pangan menggelar Rapat Koordinasi Terbatas membahas kesiapan ekspor Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi untuk operasional haji 2026. Fokus pembahasan meliputi kebutuhan beras jamaah, kesiapan pasokan nasional, skema pembiayaan, hingga dukungan kebijakan lintas kementerian/lembaga.
Berdasarkan paparan otoritas haji Arab Saudi, jumlah jamaah haji reguler dan petugas Indonesia tahun 2026 mencapai 205.420 orang. Dengan asumsi konsumsi 100 gram per orang per makan dan total 111 kali makan selama di Makkah, Madinah, dan Armuzna, kebutuhan beras diproyeksikan sekitar 2.280 ton.
Spesifikasi yang disiapkan adalah beras premium long grain dengan tingkat pecahan maksimal 5 persen. Hasil survei menunjukkan mayoritas penyedia katering di Arab Saudi menyatakan kesiapan menggunakan beras asal Indonesia selama harga sesuai kesepakatan kontrak.
Baca Juga: Zulhas Tinjau SPPG di Malang, Pastikan MBG Siap Layani 82,9 Juta Penerima
Pengiriman tahap pertama dijadwalkan pada 28 Februari 2026 menuju Jeddah. Perum BULOG telah melakukan penyerapan gabah, produksi, pengemasan, hingga pemesanan kapal untuk memastikan distribusi tepat waktu.
