TAJUKNASIONAL.COM Kawasan transmigrasi mulai dilirik investor internasional sebagai lokasi pengembangan berbagai sektor strategis, mulai dari pusat data (data center), industri galangan kapal, hingga proyek berbasis potensi sumber daya alam. Pemerintah pun terus mendorong transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan setiap kawasan transmigrasi memiliki keunggulan yang berbeda sehingga strategi pengembangannya disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah.
“Era ketika kawasan transmigrasi hanya dipandang sebagai kawasan pertanian telah berubah. Hari ini, investor mulai melihat kawasan transmigrasi sebagai lokasi yang kompetitif untuk investasi di berbagai sektor strategis,” ujar Iftitah, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga: Kementerian Transmigrasi Dorong Mangga Jawa Timur Masuk Pasar Jepang
Menurutnya, kawasan transmigrasi Barelang di Batam menjadi salah satu contoh yang memiliki prospek besar untuk pengembangan pusat data karena didukung pasokan listrik yang memadai, lokasi strategis, dan konektivitas dengan kawasan industri. Ia menyebut perusahaan teknologi NVIDIA telah masuk ke kawasan tersebut.
Selain itu, Kementerian Transmigrasi juga menerima kunjungan calon investor dari Australia yang datang untuk mempelajari peluang investasi di kawasan transmigrasi. Untuk mempercepat realisasi investasi, pemerintah menggandeng sejumlah perguruan tinggi dalam penyusunan kajian akademik dan feasibility study sehingga setiap proyek memiliki dasar yang matang dan memberikan kepastian bagi investor.
Selain sektor digital, peluang investasi juga terbuka di bidang maritim, energi, pertanian, hingga industri pengolahan sesuai karakteristik masing-masing kawasan. Kementerian Transmigrasi optimistis pendekatan tersebut akan memperkuat industrialisasi, membuka lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal, dan mempercepat pemerataan pembangunan nasional.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
