LHKPN Aris Marsudiyanto: Viral di Tengah Polemik Dugaan Sel Mewah Lapas Kelas IIA Cibinong Bogor, Lebih Kaya dari Menteri Keuangan Suahasil Nazara

TAJUKNASIONAL.COM Aris Marsudiyanto adalah Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS) Republik Indonesia saat ini.

Sebagai pejabat negara dengan jabatan Kepala BAPPISUS RI, sorot publik tak lepas dari gerak-gerik Aris Marsudiyanto.

Baru-baru ini, nama Aris Marsudiyanto ramai jadi perbincangan publik di media sosial Tanah Air.

Satu di antaranya terkait dengan komentar Aris Marsudiyanto yang meminta masyarakat tak negatif thinking dalam polemik dugaan klaster sel mewah untuk narapidana dan tahanan yang mendekam di Lapas Kelas IIA Cibinong Bogor.

Pernyataan itu dinyatakan Aris Marsudiyanto menindaklanjuti inspeksi mendadak (sidak) yang digelar Ombudsman RI beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Perjalanan Karir Aris Marsudiyanto: Prajurit Komando Khusus, Hubungan Dekatnya dengan Presiden Prabowo Subianto hingga Jabat Kepala BAPPISUS RI

Di mana saat itu, Ombudsman RI mengungkap fakta mengejutkan mengenai adanya klaster sel mewah khusus di beberapa sisi area Lapas Kelas IIA Cibinong Bogor.

Harta Kekayaan Aris Marsudiyanto

Sebagai pejabat negara, profil Aris Marsudiyanto yang tengah naik daun dan viral dibicarakan mendapat perhatian publik.

Satu di antaranya dalam aspek besaran harta kekayaan yang dimilikinya saat ini.

Data mengenai harta kekayaan para pejabat negara bisa dilihat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN.

Baca Juga: Kekayaan Aris Marsudiyanto: Kepala BAPPISUS yang Janji Tangani Kisruh Dugaan Sel Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Bogor

Yang wajib diserahkan setiap penyelenggara negara, termasuk kepala lembaga negara seperti Aris Marsudiyanto kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI).

Nah, yang menarik dalam LHKPN terkini, kekayaan Aris Marsudiyanto terbilang fantastis!

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini