TAJUKNASIONAL.COM Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menargetkan Jepang sebagai pasar ekspor baru bagi mangga asal Jawa Timur. Untuk merealisasikan hal tersebut, Kementerian Transmigrasi bersama kementerian dan lembaga terkait menyiapkan pengembangan kawasan berbasis komoditas unggulan sekaligus menyelesaikan berbagai kendala teknis yang selama ini menghambat akses ekspor.
Saat menghadiri Festival Ekosistem Ekonomi Digital (FYC Fest) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (11/7), Iftitah mengatakan mangga alpukat dari Pasuruan maupun mangga arumanis asal Probolinggo memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional.
“Menurut saya, tidak ada yang mengalahkan manisnya mangga Jawa Timur. Respons para duta besar yang saya kirimi mangga juga sangat baik. Mereka menyukai mangga dari Jawa Timur,” ujar Iftitah.
Baca Juga: Menko AHY: BMTH Bukan Sekadar Marina, tetapi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Bali yang Berkelanjutan
Ia menjelaskan, Jepang menjadi salah satu negara tujuan yang potensial karena memiliki permintaan tinggi terhadap buah berkualitas. Namun, ekspor mangga Indonesia masih terkendala persyaratan teknis, terutama terkait pengendalian lalat buah.
Selain membuka akses pasar ekspor, Kementerian Transmigrasi juga menerapkan pendekatan baru dalam pembangunan kawasan transmigrasi melalui pengembangan komoditas unggulan sesuai potensi daerah. Model tersebut diharapkan mampu membangun rantai nilai mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran.
“Kalau suatu daerah unggul di mangga, maka kita bangun ekosistem mangga. Setiap kawasan harus dikembangkan sesuai potensi yang dimiliki,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, media, dan kreator digital menjadi kunci memperluas pasar produk unggulan daerah hingga ke tingkat global.
Melalui strategi tersebut, Kementerian Transmigrasi berharap semakin banyak komoditas dari kawasan transmigrasi mampu menembus pasar ekspor, meningkatkan nilai tambah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
