TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat integritas pasar modal nasional sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tengah dinamika global yang masih penuh tantangan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap solid, tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang terjaga, inflasi terkendali, serta kondisi fiskal dan sektor keuangan yang sehat.
“Kondisi makroekonomi kita kuat. Pertumbuhan ekonomi masih terjaga, inflasi sesuai target APBN, cadangan devisa kuat, defisit fiskal terkendali, dan permodalan perbankan tetap solid,” ujar Airlangga dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Baca Juga: Menko Airlangga Tegaskan Stabilitas Pasar Modal Usai Koreksi IHSG
Dalam konteks penataan pasar modal, Airlangga menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan reformasi integritas pasar modal. Reformasi tersebut meliputi demutualisasi Bursa Efek Indonesia, peningkatan batas minimum free float menjadi 15 persen sesuai standar global, serta pengetatan transparansi beneficial ownership dan afiliasi pemegang saham.
