Menko AHY Tegaskan Huntara Jadi Kunci Pemulihan Pascabencana Aceh

Ia menjelaskan, huntara tersebut dirancang menggunakan material yang mampu bertahan hingga satu dekade serta dapat dibongkar dan dipindahkan ke lokasi lain jika tidak lagi digunakan. Desain bangunan juga disesuaikan dengan iklim tropis melalui ventilasi udara optimal, lapisan aluminium foil penahan panas, serta turbin manual di atap untuk sirkulasi udara.

Kompleks huntara itu terdiri atas tujuh blok dengan kapasitas total 336 jiwa. Setiap unit dilengkapi fasilitas dasar, termasuk tempat tidur, kamar mandi, dapur bersama, serta ruang terbuka ramah anak. Proyek ini turut menyerap ratusan tenaga kerja, sebagian besar berasal dari masyarakat setempat.

“Hunian ini memang bersifat sementara, tetapi harus memberikan rasa aman, nyaman, dan mendukung proses pemulihan mental warga,” ujar AHY.

Selain pembangunan hunian, pemerintah juga memfokuskan perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan rumah ibadah agar distribusi logistik dan aktivitas sosial ekonomi dapat kembali normal.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini