Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Tangani Delapan Titik Longsor Lumpuhkan Ruas Tapan–Jambi

TAJUKNASIONAL.COM Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan darurat longsor dan amblasnya badan jalan di ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi, tepatnya di Nagari Jangki Ayam, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Dari delapan titik terdampak hujan berintensitas tinggi pada 9–10 Oktober 2026, empat titik telah selesai dibersihkan, sedangkan empat titik lainnya masih dalam proses penanganan.

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Kementerian PU berupaya memulihkan akses jalan nasional yang terganggu akibat luapan Sungai Tapan dan material longsor yang menutup sejumlah bagian jalan.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemulihan konektivitas wilayah menjadi prioritas dalam penanganan bencana.

Jalan dan jembatan memiliki peran penting untuk menunjang mobilitas masyarakat serta menjaga kelancaran distribusi logistik.

“Kami bekerja tanpa jeda untuk memastikan keterisolasian wilayah bisa ditangani secepat mungkin. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas kami,” kata Dody.

Untuk mempercepat proses pemulihan, BPJN Sumatera Barat mengerahkan dua unit excavator dan dua unit wheel loader.

Alat berat tersebut digunakan untuk menyingkirkan material longsor yang menutupi badan jalan sekaligus mendukung pekerjaan di titik-titik terdampak.

Petugas juga memasang rambu peringatan dan garis polisi (police line) guna mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan maupun petugas di lokasi.

Pada Senin (12/10/2026), Satgas BPJN Sumatera Barat bersama instansi terkait masih melanjutkan pembersihan material longsoran dan penanganan badan jalan yang amblas.

Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi medan, intensitas hujan, kestabilan lereng, serta faktor keselamatan petugas.

Curah hujan yang masih tinggi di sekitar lokasi menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan penanganan darurat.

Kondisi tersebut berpotensi memicu pergerakan tanah susulan, sehingga setiap tahapan pekerjaan harus dilakukan secara hati-hati untuk menjaga keselamatan personel sekaligus memastikan penanganan berjalan efektif.

Hingga saat ini, ruas jalan nasional Tapan–Batas Jambi masih belum dapat dilalui kendaraan karena pembersihan dan penanganan di sejumlah titik belum rampung.

Masyarakat yang hendak melintasi jalur tersebut diimbau menunda perjalanan sampai akses dinyatakan aman dan kembali dibuka.

Kementerian PU melalui BPJN Sumatera Barat terus mengintensifkan upaya penanganan darurat agar konektivitas jalan nasional dapat segera pulih.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keterhubungan antarwilayah, mendukung aktivitas masyarakat, serta mengembalikan fungsi infrastruktur jalan secara aman setelah terdampak bencana. (hen)

- Advertisement -
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); setTimeout(function(){ var w = document.getElementById("ads-article-top"); if (!w.querySelector("iframe")) { w.innerHTML = ''; } },2500);
Berita Terbaru
- Advertisement -
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); setTimeout(function(){ var w = document.getElementById("ads-article-sidebar"); if (!w.querySelector("iframe")) { w.innerHTML = ''; } },2500);
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); setTimeout(function(){ var w = document.getElementById("ads-article-bottom"); if (!w.querySelector("iframe")) { w.innerHTML = ''; } },2500);

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini