TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah terus memperkuat reformasi struktural guna menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika ekonomi global. Langkah tersebut ditempuh melalui penyempurnaan kebijakan serta sistem perizinan berusaha yang menyesuaikan perkembangan teknologi dan model bisnis baru.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap solid di tengah ketidakpastian global.
“Momentum pertumbuhan ekonomi Triwulan I-2026 didukung konsumsi rumah tangga, penyaluran THR, serta akselerasi belanja negara melalui realisasi stimulus Rp809 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers realisasi investasi Triwulan I-2026 di Jakarta, Kamis (23/04).
Ia menjelaskan, realisasi investasi pada Triwulan I-2026 mencapai Rp498,79 triliun atau melampaui target, dengan pertumbuhan 7,22 persen secara tahunan.
Baca Juga: AHY Tanam Pohon di Tol Prambanan, Dorong Indonesia Asri
Selain itu, penyerapan tenaga kerja meningkat signifikan menjadi 706.569 orang atau naik 18,93 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Capaian ini dinilai menunjukkan kontribusi investasi terhadap penciptaan lapangan kerja dan pemerataan ekonomi, termasuk di luar Pulau Jawa.
