AHY juga mendorong sinergi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, serta Kementerian Pekerjaan Umum agar program perbaikan hunian berjalan terintegrasi.
“Selain sanitasi, kondisi atap rumah juga menjadi perhatian. Dengan material yang lebih kuat dan rapi, hunian akan lebih nyaman dan sehat,” katanya.
Konsep gentengisasi tersebut selaras dengan peluncuran gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang bertujuan menata kawasan permukiman agar lebih layak dan berdaya tarik, termasuk bagi pengembangan pariwisata.
Sebelumnya, Presiden Prabowo memperkenalkan konsep gentengisasi dalam forum nasional di Sentul International Convention Center, dengan target mengganti atap seng yang dinilai panas dan kurang tahan lama. Pemerintah juga berencana melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam produksi genteng berbahan baku lokal.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
