Dari Transmigrasi ke Pasar Global, Durian RI Laris di Tiongkok

Pemerintah saat ini menjalankan strategi revitalisasi kawasan, termasuk pembangunan infrastruktur dasar dan pengembangan ekosistem ekonomi lokal guna mendorong daya saing komoditas ekspor.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menilai pasar Tiongkok menjadi peluang besar bagi pengembangan komoditas dari kawasan transmigrasi. Ia mengungkapkan tingginya permintaan durian dan kelapa yang belum sepenuhnya terpenuhi.

“Kebutuhan durian di Tiongkok per tahun sekitar Rp120 triliun, sedangkan kelapa sekitar Rp110 triliun. Masih ada celah besar yang bisa diisi oleh kawasan transmigrasi kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketersediaan lahan dan tenaga kerja di kawasan transmigrasi menjadi modal utama untuk menjawab kebutuhan pasar global tersebut.

Pemerintah berharap model pengembangan ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigran secara berkelanjutan.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini