Lebih lanjut, AHY menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
“Pendekatan kita adalah outcome dan impact. Infrastruktur harus berkontribusi pada kesejahteraan, mengurangi ketimpangan, dan membuka lapangan kerja,” tegasnya.
Menurut AHY, Kalimantan memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru nasional, terutama dengan kekayaan sumber daya alam dan pengembangan kawasan strategis. Namun, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan luas.
Ia juga menilai peran ITK sangat penting dalam mencetak SDM unggul sekaligus mendorong inovasi teknologi di kawasan tersebut.
Menutup pertemuan, AHY menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi guna mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
