RUU Desain Industri Dibahas, Achmad Dorong Inovasi Berujung Bisnis dan Lapangan Kerja

TAJUKNASIONAL.COM Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Desain Industri diarahkan untuk memperkuat hubungan antara penelitian, inovasi, dan kegiatan bisnis. Regulasi tersebut diharapkan mampu membuat hasil riset memiliki nilai ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja.

Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Desain Industri DPR RI Achmad mengatakan desain industri perlu ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem inovasi yang dapat dikembangkan menjadi produk dan kegiatan usaha.

Pandangan itu disampaikan Achmad saat menyerap masukan dalam rangka pembahasan RUU Desain Industri di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (14/9/2026).

“Filosofi undang-undang ini adalah bagaimana sesuatu yang dihasilkan melalui penelitian tidak hanya berhenti sebagai sebuah karya, tetapi bisa berkembang menjadi bisnis, menghasilkan keuntungan, dan membuka lapangan kerja,” ujar Achmad.

Menurutnya, kepastian pelindungan hukum sekaligus peluang memperoleh manfaat ekonomi dapat menjadi insentif bagi masyarakat dan dunia usaha untuk semakin aktif melakukan penelitian serta menghasilkan inovasi.

Achmad menilai hasil penelitian seharusnya tidak berhenti sebagai karya yang tersimpan di rumah maupun perusahaan. Inovasi perlu diterapkan, dikembangkan, dan dikomersialkan sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kalau hasil penelitian itu bisa diterapkan dan memberikan profit, maka orang akan semakin terdorong untuk melakukan penelitian,” katanya.

Ia berharap RUU Desain Industri nantinya tidak hanya memperkuat perlindungan terhadap pemilik desain, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendorong lahirnya produk inovatif dan peluang usaha.

“Kami berharap dengan munculnya undang-undang ini, penelitian yang kita harapkan dapat berkembang, kemudian berkembang menjadi bisnis dan memberikan keuntungan,” pungkas Achmad.

Dengan arah tersebut, regulasi desain industri diharapkan dapat mempertemukan kepentingan perlindungan kekayaan intelektual dengan kebutuhan pengembangan bisnis dan penciptaan lapangan kerja.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini