TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah menegaskan komitmennya mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra Utara melalui penyelesaian infrastruktur darurat yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya ditunjukkan lewat pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas kuatnya kolaborasi antara aparat dan warga setempat dalam pembangunan jembatan tersebut. Apresiasi itu disampaikan AHY saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung progres infrastruktur penghubung antardaerah tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan jembatan yang menjadi akses vital mobilitas dan distribusi logistik itu dapat segera difungsikan. Jembatan Bailey sepanjang 44 meter tersebut dibangun sebagai solusi sementara setelah jembatan permanen rusak akibat bencana, yang sempat memutus aktivitas ekonomi warga.
Baca Juga: Menko AHY: Pemulihan Infrastruktur Jadi Kunci Bangkitnya Sumatera Pascabencana
Pembangunan jembatan melibatkan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. Infrastruktur ini dirancang mampu menopang beban hingga 25 ton sehingga dapat dilalui kendaraan logistik dan transportasi umum.
“Jembatan ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Sinergi antara aparat dan warga setempat sangat luar biasa dalam mempercepat penyediaan infrastruktur darurat ini,” ujar AHY, Jumat (2/1/2026).
Setelah peninjauan jembatan, Presiden Prabowo bersama Menko AHY melanjutkan agenda ke Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana berjalan optimal.
Menko AHY menegaskan pemerintah akan terus mengawal pemulihan hingga seluruh infrastruktur kembali berfungsi dan aktivitas masyarakat pulih secara berkelanjutan.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
