Pengumuman perubahan nama muncul di tengah sorotan publik terhadap KA Argo Bromo Anggrek setelah kereta tersebut terlibat dalam dua insiden berbeda, yakni kecelakaan di Bekasi Timur dan Grobogan.
Laporan detikJateng menyebut dua peristiwa itu menimbulkan korban jiwa. Namun, dalam pengumuman resminya, KAI tidak mengaitkan langsung perubahan nama menjadi KA Anggrek dengan insiden tersebut.
Dengan identitas baru ini, KAI berharap KA Anggrek tetap menjadi pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan mudah dikenali masyarakat. Perubahan nama menjadi penanda baru bagi layanan legendaris tersebut, sementara hak penumpang dan standar pelayanan tetap dipertahankan.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
