Rabu, 18 Februari, 2026

Menkeu Purbaya: Mafia Ekonomi Akan Ditangkap, Kita Sudah Kantongi Namanya

TAJUKNASIONAL.COM Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah akan segera melakukan penangkapan besar-besaran terhadap para mafia ekonomi yang terlibat dalam praktik penyelundupan.

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Menkeu di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (20/10/2025).

Menurut Purbaya, para mafia yang menjadi target operasi berasal dari berbagai sektor strategis, seperti industri tekstil, baja, dan komoditas lainnya yang selama ini kerap menjadi sumber kebocoran penerimaan negara.

“Tinggal kita pilih saja siapa yang mau diproses. Intinya yang selama ini under invoicing, nyelundupin. Yang paling banyak tekstil, baja segala macam. Sudah ada nama-namanya,” ujar Purbaya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Marah Besar, Ancam Pecat Pegawai Bea Cukai yang Nongkrong di Starbucks Saat Jam Kerja

Ia menegaskan, pemerintah telah mengantongi daftar nama-nama pelaku utama yang diduga terlibat dalam praktik under invoicing atau pelaporan nilai impor yang lebih rendah dari nilai sebenarnya untuk menghindari pajak dan bea masuk.

Walaupun belum membeberkan angka pasti, Purbaya menyebut bahwa kerugian negara akibat praktik penyelundupan ini sangat besar dan sedang dalam proses perhitungan oleh tim internal Kementerian Keuangan.

“Belum tahu. Masih kita hitung,” ujarnya singkat.

Bersih-bersih Internal Kemenkeu

Selain memberantas mafia eksternal, Purbaya juga menyoroti pentingnya melakukan pembersihan dari dalam tubuh Kementerian Keuangan, terutama di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ia mengakui masih ada oknum pegawai yang bermain dengan pihak luar, menyebabkan kebocoran keuangan negara. Untuk itu, Kemenkeu kini meluncurkan layanan pengaduan langsung “Lapor Pak Purbaya” guna menampung laporan masyarakat mengenai praktik curang di lapangan.

Baca Juga: Profil Purbaya Yudhi Sadewa: Menkeu “Koboi” yang Bawa Nuansa Baru di Dunia Ekonomi

“Arah ke depan, kita tumbuh lebih cepat, berantas kebocoran-kebocoran. Saya akan kerjakan di mana? Di Bea Cukai dan Pajak,” tegas Purbaya.

Layanan “Lapor Pak Purbaya” dapat diakses oleh masyarakat melalui WhatsApp di nomor 0822-4040-6600.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini