Untuk masyarakat umum, Dedi juga pernah menyampaikan gagasan agar pemerintah mencari lembaga sosial atau tenaga profesional untuk memberikan pembinaan.
Ia turut melontarkan wacana penggunaan barak militer sebagai salah satu bentuk pembinaan bagi kelompok yang terjaring dalam aktivitas asusila.
Pernyataan tersebut merupakan sikap dan gagasan kebijakan Dedi Mulyadi terkait isu LGBT, dan tidak secara khusus menyatakan bahwa ia telah mengambil kebijakan tersebut dalam kasus dua pria di Leuwiliang.
Sementara itu, polisi masih mendalami perkara video yang viral tersebut. Identitas lengkap kedua pria, motif pembuatan rekaman, serta pasal yang akan dikenakan belum disampaikan secara rinci kepada publik.
Baca juga: [Viral] Video Dua Pria Berbuat Mesum di Leuwiliang Viral, Polisi Amankan Pelaku
Polisi juga mengimbau masyarakat tidak menyebarluaskan kembali video bermuatan seksual tersebut.
Penyebaran ulang rekaman dapat memperluas distribusi konten yang merugikan pihak-pihak yang terlibat.

