Dengan porsi sekitar 7,27 persen dari total saham yang ada di PT Panca Mitra Multiperdana Tbk atau PMMP.
Prahara keuangan PMMP hingga kini belum tuntas!
Meski sejumlah strategi penyelamatan sudah dicanangkan, utang jumbo yang menjerat perusahaan yang sahamnya dipegang Kaesang Pangarep dalam jumlah cukup besar itu masih belum juga teratasi.
Termasuk di antaranya lewat skema restrukturisasi utang,yang sampai saat ini belum disepakati dengan para krediturnya.
# Dapat Sorotan Publik
Keberadaan Kaesang Pangarep dalam struktur kepemilikan saham di PT PMMP menjadi sorotan.
Meski tercatat sebagai pemegang saham minoritas non-pengendali, Kaesang Pangarep menggelontorkan uang yang tak sedikit untuk mendapatkan porsi kepemilihan di PT PMMP.
Dengan AVG sekitar Rp 490 per lembar saham saat pembelian dilakukan pada November 2021 lalu, Kaesang Pangarep lewat perusahaannya PT Harapan Bangsa Kita harus menggelontorkan uang sekitara Rp 92 miliar !
Baca Juga: PDIP Sebut Safari Politik Jokowi Bersama PSI untuk Kampanye Pilpres 2029
Prahara yang mendera PT PMMP juga ikut membuat posisi Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI ikut tersorot.
Lantaran ia akan ikut terdaftar sebagai pemilik perusahaan yang terancam masuk dalam daftar kredit macet di sejumlah perbankan top Tanah Air.
Mulai dari Bank BCA, Bank Permata dan lain sebagainya akibat utang menggunung di PT PMMP ini. (*)
