[VIRAL] Antrean BBM Mengular Panjang di SPBU-SPBU Kota Medan, Ternyata Ini Penyebab Kelangkaan Bahan Bakar Minyak di Sumatera Utara

TAJUKNASIONAL.COM – Kabar langkanya Bahan Bakar Minyak atau BBM di Kota Medan menjadi berita viral yang ramai diperbincangkan netizen di jagad maya.

Tak tanggung-tanggung, nyaris sepekan sudah Bahan Bakar Minyak atau BBM keberadaanya di Kota Medan, Sumatera Utara bak menguap tak tersisa.

Situasi itu membuat antrean panjang mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU pemandangan yang jamak ditemukan di Kota Medan.

Lantas, apa yang terjadi di balik langkanya BBM di Kota Medan dan sekitarnya ini?

Belum lama ini, Gubernur Sumatera Utara yakni Bobby Nasution mengungkapkan bahwa ketersedian dan stok BBM di Sumatera Utara secara umum sebenarnya dalam kategori aman.

Baca Juga: [BERITA UTAMA] Presiden Prabowo Subianto Titahkan Harga Harga BBM Khusus Nelayan Terbaru di 2026, Segini Rinciannya

Namun, permasalahan muncul lantaran distribusinya tersendat akibat banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK yang menimpa para truk atau driver truk tanki minyak.

Akibatnya menurut Gubernur Sumut Bobby Nasution, distribusi BBM ke SPBU-SPBU se Sumatera Utara terhambat.

Belakangan, pernyataan Gubernur Sumut Bobby Nasution ini dibantah oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara !

Pihak Pertamina membantah adanya aksi PHK massal terhadap para driver truk tangki BBM sebagaimana yang disebut Gubernur Sumatera Utara tersebut.

Perusahaan Minyak Negara tersebut juga menepis dugaan adanya aksi mogok para driver yang berimbas pada terhambatnya pengiriman BBM.

Baca Juga: [BERITA UTAMA] Presiden Prabowo Subianto Janjikan Bintang Kehormatan ke Bahlil Lahadalia Dkk, BBM Solar Minyak Sawit B50 jadi Alasannya

Namun yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara adalah tindakan pembinaan terhadap sejumlah driver yang dinilai memiliki kinerja kurang baik dan tak memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan pihaknya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini