Selain itu, Prabowo mengatakan semakin banyak petani yang mampu menunaikan ibadah umrah maupun berkurban.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa pendapatan masyarakat, khususnya petani, mulai mengalami perbaikan.
Ia menegaskan pemerintah tidak ingin kekayaan sumber daya alam Indonesia hanya memberikan manfaat terbatas, sementara sebagian masyarakat masih hidup dalam kemiskinan.
Karena itu, kebijakan hilirisasi, termasuk pengembangan biodiesel berbasis sawit, akan terus diarahkan agar nilai ekonomi yang dihasilkan kembali kepada rakyat.
“Kita adalah negara yang kaya. Kekayaan itu harus dinikmati oleh rakyat Indonesia, terutama para petani yang menjadi tulang punggung sektor pertanian,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengapresiasi kontribusi para peneliti, akademisi, Pertamina, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan biodiesel nasional.
Baca juga:Â [Berita Utama] Prabowo Sebut Kunjungan PM Narendra Modi Perkuat Babak Baru Kemitraan Indonesia-India
Ia mendorong inovasi terus berlanjut agar Indonesia mampu meningkatkan pemanfaatan energi nabati ke tahap berikutnya, bahkan hingga pengembangan biodiesel B60 di masa mendatang.

