Program tersebut menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju berbagai turnamen besar, termasuk kualifikasi Piala Dunia 2030.
Selain Baker dan Vickery, sejumlah nama lain juga disebut masuk radar naturalisasi. Mereka antara lain bek muda Tristan Gooijer, striker Dean Zandbergen, bek Jenson Seelt, gelandang muda Julian Oerip, serta bek keturunan Maluku Daijiro Chirino.
Nama-nama tersebut dinilai memiliki kualitas yang dapat menambah kedalaman skuad Timnas Indonesia.
Sebagian besar berkarier di kompetisi Eropa dan masih berada dalam usia produktif, sehingga dianggap cocok untuk mendukung program regenerasi tim nasional.
Dengan proses naturalisasi yang terus berjalan, peluang hadirnya tambahan amunisi bagi Timnas Indonesia semakin terbuka.
Kehadiran pemain-pemain keturunan diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Garuda dalam menghadapi persaingan internasional yang semakin ketat, termasuk target besar lolos ke Piala Dunia 2030.
