TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah mempercepat proses sinkronisasi data penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Pendataan ditargetkan selesai sebelum 5 Agustus 2026 dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, mengatakan proses integrasi data mencakup siswa sekolah, santri di lingkungan pesantren, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Data tersebut berasal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama (Kemenag), serta Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Menurut Wihaji, penyelarasan data diperlukan agar pemerintah memiliki basis data yang akurat sebelum penyaluran program diperluas.
Selain itu, kelompok yang mengalami stunting menjadi salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan MBG.
Ia menyebut kementeriannya juga telah mendukung distribusi makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.
