Ossy mengatakan dirinya hadir dalam tiga agenda tersebut atas penugasan Nusron. Menurut dia, ketidakhadiran sang menteri berkaitan dengan agenda yang telah terjadwal sebelumnya.
“Artinya beliau memiliki penugasan dan kegiatan yang sudah terjadwal,” kata Ossy.
Namun, Ossy mengaku tidak mengetahui keberadaan Nusron saat ini, termasuk apakah menteri tersebut berada di Jakarta. Ia memastikan komunikasi dengan Nusron tetap berjalan.
“Masih (berkomunikasi). Ini kan masih arahan beliau semua. Penugasan saya ke sini juga atas arahan beliau,” ujar Ossy.
Ossy juga membantah kabar bahwa Nusron sedang sakit. “Tidak,” tegasnya.
Sementara itu, KPK sebelumnya menetapkan delapan orang sebagai tersangka setelah operasi tangkap tangan pada Senin (14/9/2026).
Baca juga: Profil 8 Tersangka OTT KPK ATR/BPN, Ada Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid Hingga Eks Bupati
Dalam perkara tersebut, KPK menyita uang tunai sekitar Rp106,3 miliar. Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan HGB di lingkungan ATR/BPN.
